Bukan Superstar
"Bukan Superstar". Siapa sih yang tidak kenal dengan lagu ini. Satu lagi karya terbaru grup Project Pop, grup kondang yang selalu menelorkan lagu lucu, unik, menghibur, dan spektakuler. Didukung oleh personil yang kocak, ditambah lirik yang menghibur, serta dipadu dengan irama musik yang membuat tubuh ikut bergoyang, grup yang satu ini sangat patut diacungi jempol karena sudah sangat berperan dalam meramaikan dunia musik Indonesia dan memberikan keceriaan bagi banyak masyarakat Indonesia yang katanya sedang dalam tertekan dan terpuruk.
Aku tahu lagu ini dari sebuah sitkom yang ditayangkan di salah satu stasiun TV lokal. Tokoh utamanya dua orang, Abdel dan Temon. Hayo ... ngaku aja. Pasti teman-teman juga ikutin dan doyan dengan sitkom yang satu ini khan :) Melihat mereka berdua beraksi di layar kaca mengingatkan aku dengan grup lawak lawas yang pernah berjaya di nusantara ini, Warkop DKI.
Awalnya aku tidak tahu bahwa judul sitkom ini dicocokkan dengan judul lagu ini. Yang aku tahu cuma iramanya enak dan menghibur.Aku baru sadar ini lagunya Project Pop saat di layar kaca keluar iklan: untuk menjadikan lagu ini sebagai nada tunggu Anda, ketik bla bla bla bila kartu Anda bla bla bla ... ketik bli bli bli jika kartu Anda adalah bli bli bli ... ketik ble ble ble kalau kartu Anda ble ble ble ... dsb. Melihat itupun aku belum sadar sepenuhnya. Saat melihat judul dan penyanyinya, aku baru sadar: PROJECT POP. Astaga ... telmi bener yah hehehe ...
Dan untuk pertama kalinya aku mendengar lagu ini secara full adalah waktu di mobil saat bepergian ke luar kota. Dan reaksiku ketika pertama kali mendengar lagu ini secara penuh: GOKILLLL ... Liriknya begitu menggoda. Iramanya sangat asyik tuk goyang. Improvisasinya sangat khas Project Pop. Dan yang jelas: lagu ini Project Pop banget gitu loh ... Dan setelahnya, bisa ditebak apa yang aku lakukan. Yap ... langsung download lagu ini, dan setel terus-menerus tanpa bosan-bosannya.
Tidak perlulah aku mengutip full lirik ini di postingku ini, karena aku yakin teman-teman pasti udah dengan mudah menemukan lirik ini di situs lainnya. Tidak perlu jugalah aku mengupload mp3-nya, karena pasti mp3 ini sudah banyak beredar di seantero dunia. Mau posting u-tube-nya? Tidak usah juga, karena dengan mudah teman-teman menemukannya sendiri. Tinggal masuk u-tube dot com, ketik aja "Bukan Superstar", pasti deh ... langsung muncul deh klip yang kocak ini.
* * *
Kata guruku, salah satu sifat natur manusia adalah kemampuan mereka untuk menafsirkan sesuatu. Manusia dibekali dengan otak dan pikiran untuk cerdas dan menawan untuk melihat sebuah peristiwa dan kejadian untuk kemudian mereka kumpulkan menjadi informasi yang nanti diolah menjadi sebuah tafsiran. Makanya jangan heran kalau ada sebuah even, pasti tiap orang mempunyai tafsiran yang berbeda-beda. Semuanya sangat tergantung pada keluasan wawasan, keseringan mengolah peristiwa, serta kepekaan menangkap kejadian untuk diinterpretasikan.
Begitulah yang aku temukan di net, saat iseng-iseng browsing di om google. Saat memasukkan keyword "Bukan Superstar", aku menemukan ada 2 tafsiran orang akan lirik lagu ini. Mau tahu apakah itu?
Pertama, ada yang memberikan tafsiran dengan mengaitkan lirik lagu ini dengan sara. Lha ... apa maksudnya? Apa hubungannya? Bagaimana ceritanya?
Ceritanya gini. Di lirik Bukan Superstar, diceritakan tokoh-tokoh terkenal dengan semua kelebihannya. Misalnya Ariel Peterpan terkenal karena keren. Trus Mulan Jameelah karena seksi. Lantas Glenn Fredly adalah superstar karena suaranya merdu. Nah, yang dipermasalahkan adalah pas letto diangkat. Ingat lirik khusus tuk Letto? Yap ...
Andai ku Letto wis pasti aku wong jowo
Ini yang dipermasalahkan. Apa tidak ada hal lain yang bisa diangkat dari Letto selain sukunya, yang dalam hal ini adalah Jowo (Jawa). Entah atas dasar apa, orang yang menuliskan hal ini sepertinya tidak terima karena Letto terkenal hanya karena orang Jawa hehehe ... Padahal menurutku sih ini hal yang ok-ok saja. Aku lebih melihat lirik yang dibuat karena ingin mengikuti kaidah aturan sajak berirama. Tidak percaya ... ini buktinya:
Andai aku Pasha Ungu (akhiran u)
semua wanita kan memburuku (akhiran u)
Bila aku Ariel Peterpan (akhiran n)
kau yakin ngefans karena urang keren (akhiran n)
Sexy badannya.. Mulan Jameela (akhiran a)
cantiknya dia seperti aku (akhiran a)
Giring Nidji sahabat aku (akhiran u)
dekat denganku.. dialah aku.. (akhiran u)
Jadi kalau lirik "Andai ku Letto wis pasti aku wong jowo" ini pasti (menurutku) supaya sajak beriramanya enak, yaitu akhiran o. So ...
Yang kedua, ini aku lihat dari kelompok yang menganut aliran positive thinking, terutama yang sangat yakin dengan kekuatan afirmasi. Seperti yang kita ketahui, dalam konsep afirmasi, apa yang kita ucapkan berulang-ulang, baik secara lisan maupun dalam hati, kalimat tersebut akan masuk ke alam bawah sadar kita, dan secara tidak langsung akan menjadi kita yakin akan hal tersebut dan mempengaruhi hidup kita ke depan.
Makanya jangan heran kalau untuk ajaran afirmasi, kata-kata yang selalu diajarkan tuk diucapkan berulang-ulang dan setiap saat adalah kata-kata bernada positif dan membangun. Misalnya "aku sehat" atau "aku bahagia" atau "aku sukses" dll. Harapannya sih, dengan mengucapkannya sesering mungkin, akan terjadi perubahan dan transformasi di pikiran kita yang secara tidak langsung akan mengubah hidup orang yang mengucapkannya untuk menjadi seperti apa yang mereka yakini.
Makanya saat lirik "Bukan Superstar" dilantunkan terus menerus, terutama pada bagian:
Tapi kenyataan aku bukan siapa-siapa
Ku bukan superstar kaya dan terkenal
Ku bukan saudagar yang punya banyak kapal
Ku bukan bangsawan, ku bukan priyayi
Hal itu dipandang tidaklah membangun. Kalau kita mengulang-ulang lirik tersebut, apalagi diucapkan dari batin, dianggap hal itu sebagai pembenaran bagi pikiran kita bahwa kita bukanlah superstar, yang juga berarti menghambat kita untuk menjadi orang sukses. So ...
* * *
Baru dua tafsiran yang sempat aku temukan. Apakah teman-teman sempat menemukan tafsiran yang lain? Let me know jugalah ...
Namun apapun tafsiran orang, ada satu hal yang ingin aku sampaikan kepada Project Pop: teruslah berkarya untuk memperindah musik Indonesia dan buatlah terobosan yang membuat banyak orang tersenyum dan tertawa di tengah keterpurukan Republik ini ...
Btw, setelah aku selesai menulis posting ini, aku baru sadar bahwa aku juga membuat tafsiran baru untuk lagu ini. Waaa ... jangan-jangan ada orang yang membaca postingku, kemudian balik ke terminalnya dan menulis hal yang sama. Dan tafsiranku dimasukkan juga dalam postingnya hehe ...







