Skip to main content

Posts

Mendengarkan

Berikut adalah bocoran rekaman adegan kegiatan di atas ranjang sesaat sebelum dua insan berlawanan jenis yang menjadi aktor utama melambungkan awangnya dalam dunia mimpi. Dengan setting si kecil sudah terlelap, begitulah scene selengkapnya ... "Lo Kung ... aku ingin cerita neh." "Hmm ... mau cerita apa?" (sambil memainkan hape) "Pokoknya mau cerita ..." "Ya udah. cerita aja ..." (tetap terpaku pada hape) "Letakkan dulu hapenya napa sih ... Ini nih ada yang penting." (sambil tangannya merebut hape dari genggaman Lo Kung) (Berusaha merebut kembali hapenya) "Sini hapenya ... kalau kamu mau cerita, langsung aja. Aku dengarin kok ..." (Rebut lagi hape ... dan umpetin di balik bantal yang jauh dari gapaian Sang Lo Kung) "Aku tahu kamu dengarin. Tapi aku tidak ingin kamu sekadar mendengar ..." (Karena hapenya jauh dari jangkauan, ditambah malas untuk rebut-rebutan, Lo Kung pun memiringkan badannya memunggungi Lo Pho-nya sam...

Make A Wish

Seandainya Anda diberi kesempatan langka untuk mengajukan 1 (satu) permintaan -- ingat loh, just one, not three like usually we read or hear in common tale -- apakah yang Akan anda ajukan sebagai respon dari kesempatan tersebut? Hayooo .... mikir yang serius dan berguna yah :) Inilah yang aku renung-renungkan saat aku menonton sebuah reality show di salah satu TV swasta wiken kemarin. Judulnya Three Wishes, yang dihost oleh salah satu artis kesukaanku, Amy Grant. Meskipun judul acaranya adalah Three Wishes, bukan berarti mereka yang beruntung dikunjungi tim reality show ini berhak mengajukan 3 permintaan. Namun pengertian Three Wishes di sini adalah tiga scene terpisah di mana diceritakan masing-masing 'korban bahagia' difasilitasi untuk mewujudkan satu permintaan (ataukah harapan (?) bahasa indo yang lebih cocok untuk kata wish) mereka. Dalam episode yang aku nonton kemarin, dikisahkan ada 3 permintaan (aku pakai pengertian ini deh untuk menggambarkan makna wish) yang berhasil...

Korban Gaya Hidup?

Dari sebuah majalah bisnis yang aku baca beberapa waktu yang lalu, di sana tertulis sebuah survei yang dikembangkan menjadi sebuah prediksi hingga akhirnya ditelorkan menjadi sebuah fakta. Sebuah fakta yang sangat-sangat mencengangkan diriku. Hmm ... mau tahu apakah gerangan fakta tersebut? Melalui sebuah survei yang dilakukan majalah tersebut pada para eksekutif muda (esmud) Jakarta yang berkantor di segitiga emas, dengan mengambil sampel dari sekelompok esmud yang berpenghasilan antara 15-20 juta perbulan, diyakini bahwa sekitar 10 tahun mendatang mereka akan terjebak dalam sebuah situasi kerumitan keuangan alias terlilit utang yang tiada ujungnya. Lha ... kok bisa? Membayangkan gaji 15 juta perbulan saja sepertinya sudah impian atau awang-awang yang susah untuk digapai. Bayangkan, duit 15 juta perbulan itu bukan sedikit loh. Buanyakkkk ... Kalau digunakan untuk beli cendol, bisa tuh tiap hari sebanyak kolam renang hehehe ... Tapi kok bisa diprediksikan bakal jatuh dalam neraka lingk...

Jalan Kaki

Kegiatan yang satu ini sepertinya sudah sangat jarang kita lakukan dewasa ini. Di zaman modern yang ditunjang teknologi transportasi yang ciamik, ditambah lagi dengan kehidupan yang menuntut kita untuk serba cepat, kegiatan ini secara perlahan tapi pasti tergeser dalam kamus hidup kita. Bahkan ada pameo yang berkata, kalau bisa sedapat mungkin deh kegiatan ini tidak dilakukan lagi. Selain bikin capek, juga memperlambat aktivitas :) Tidak dapat dipungkiri, kehadiran alat transportasi otomatis berupa kendaraan bermotor sangat membantu kehidupan manusia. Dengannya kita bisa menghemat waktu, tenaga, plus keringat. Tempat yang jauh bisa kita jangkau dalam waktu yang lebih singkat. Tenaga juga tidak banyak terkuras karena kita tinggal main gas dan kopling. Kita juga hemat keringat sehingga menjauhkan kita dari perasaan risih dan bau badan. Kalau mau diringkus dalam kalimat yang lebih sederhana, kehadiran mereka membuat hidup kita menjadi lebih efektif dan efisien. Namun demikian, seperti ped...

Based on True Story

Salah satu film favorit saya adalah film-film yang dibuat berdasarkan kisah nyata atau yang keren dilabeli based on true story. Beberapa di antaranya adalah film Door to Door, sebuah kisah yang bercerita tentang Bill Porter, seorang yang kurang beruntung karena lahir tidak normal (sebagian tubuhnya lumpuh), namun berhasil menjadi seorang penjual sukses. Atau Ali, film dengan peran utama Will Smith yang bercerita perjalanan hidup petinju legendaris, Muhamad Ali. Senada dengan film Ali, ada film yang berjudul Cinderella Man. Diperankan oleh sang Maximus Gladiator, Russel Crowne, film ini juga menampilkan kisah nyata seorang petinju juara dunia kelas berat, James "Jimmy" Braddock. Selain itu, perjalanan hidup veteran perang Vietnam, Ron Kovic, yang diperankan dengan apik oleh arjuna Katie Holmes, Tom Cruise, dalam film Born on The Four of July juga sudah aku lahap. We are Marshall, film yang menceritakan perjuangan Jack Lengyel yang diperankan Matthew McConaughey untuk membangk...

Langka?

Pernahkah teman-teman mengalami kejadian seperti ini? Sebuah situasi kala kita sangat memerlukan sesuatu, tapi anehnya setelah kita cari sana cari sini, ubek sana ubek sini, korek sana korek sini ... dianya tidak ketemu-ketemu. Padahal, di hari-hari biasa, saat kita tidak memerlukan barang tersebut, dia selalu muncul dengan menebar pesona di mana-mana. Hmm ... feelingku sih mengatakan hampir 100% mulai mengangguk-anggukkan kepala ... hehehe. Kadang kalau dipikir, rasanya menjengkelkan yah :) Dan kejadian seperti itu barusan aku alami kemarin malam. Layaknya saban hari, saat Marvel mau dibobo'in ama maminya, ada 2 syarat utama yang harus dipenuhi. Syarat pertama adalah kamar tidur harus ditutup rapat dengan lampu juga dimatiin. Dan kedua adalah sebisa mungkin aku jangan lagi kelihatan beraktivitas di kamar tersebut. Lho ... kok bisa? Iya, soalnya kalau aku kelihatan masih beraktivitas, si kecil pasti bakal ikut-ikutan dan langsung ajak mainan, meskipun sebenarnya dia udah ngantuk ab...

Cabuk 02

Seseorang yang kadar tertawanya lebih banyak dibandingkan marah selalu lebih kuat. --Chinese wisdom Apa ada hubungan antara tertawa dengan kesehatan? Apa ada juga hubungan antara marah dengan kesehatan? Manakah yang lebih sehat, tertawa atau marah? Dalam berbagai penelitian, tertawa diyakini banyak sekali manfaatnya, terutama dihubungkan dengan kesehatan. Dengan tertawa, berbagai macam penyakit mulai dari gangguan jiwa, kanker, hingga gangguan seksual bisa diobati. Lebih lanjut, penelitian menunjukkan tertawa juga bisa meringankan migren, sakit kepala, mengurangi risiko infeksi paru-paru, serta dapat meningkatkan endorphin dalam tubuh kita yang merupakan penghilang rasa sakit. Selain itu, tertawa juga identik dengan olahraga. Tertawa selama satu menit diyakini efeknya sama dengan kita mengayuh sepeda selama 10 menit. Tertawa seratus kali efeknya setara dengan kita melakukan jogging selama sepuluh menit. Tertawa terbahak-bahak selama 20 detik setara dengan kita melakukan jogging selama ...