"Kapan kamu pulang kampung?" "Hari senin, tanggal 23 Oktober." "Trus balik sini lagi?" "Kalo ndak kamis, mungkin jumat." "Kok cepat. Kenapa tidak sekalian seminggu aja. Libur lebaran khan resminya sampai sabtu." "Tidak pengen aja. Malas di kampung lama-lama" "Kenapa? Biasanya orang khan ndak sabar menantikan libur panjang gitu. Kamu malah aneh, ada libur panjang gitu tidak dimanfaatin..." "Bapak tidak tahu sih. Aku tidak enak berlama-lama di sana ..." "Maksudmu?" "Tidak tahan omongan orang kampung, terutama keluarga ..." "Kok bisa?" "Gini Bapak. Untuk anak gadis seusiaku, seharusnya aku sudah kawin. Kakakku udah kawin, bentar lagi adikku nyusul. Kalau aku berlama-lama di sana, tidak mungkin aku juga bakal disuruh kawin. Makanya aku tidak mau lama-lama di kampung, takut disuruh kawin ..." * * * Begitulah sekilas pembicaraanku dengan baby sisterku beberapa waktu lalu. A...
Terminal maya tempat refleksi pribadi HB